Tampilkan postingan dengan label kejadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kejadian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 April 2017

Fakta-fakta kecelakaan maut tanjakan Selarong Puncak


  •  
  •  
  •  
  • 437
    SHARES
Kecelakaan di Puncak. ©2017 merdeka.com/istimewa
Kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Insiden berdarah itu terjadi di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (22/4). Sedikitnya, empat orang tewas dalam kecelakaan beruntun ini.

Kecelakaan bermula saat bus Hino Pariwisata PO HS Transport dengan Nomor Polisi AG 7057 UR yang dikemudikan Bambang Hernowo (51) melaju dari arah Puncak menuju Jakarta. Diduga rem blong, bus kemudian menghantam 12 mobil dan motor di depannya.

Polisi hingga kini tengah mengusut kasus maut tersebut. Guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sang sopir Bambang, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Minggu, 16 April 2017

Heboh! Mobil Misterius Terbakar di Depan Kantor BNN

 Sebuah mobil misterius terbakar di dekat Kantor BNN Jakarta, Jalan haryono MT, Jakarta Timur, Minggu (16/4) dini hari. Belum diketahui apa penyebab terbakarnya mobil serta pemiliknya.
Informasi yang didapatkan dari akun Twitter resmi Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, mobil itu terbakar di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Lokasi tepatnya berada di depan kantor BNN.
“Kendaraan terbakar di dpn BNN Jl. MT. Haryono Jaktim & msh penanganan DPK,” demikian cuitan @TMCPoldaMetro pada pukul 01.36 WIB seperti dikutip, Minggu (16/4/2017).

Jumat, 03 Maret 2017

Longsor di Limapuluh Kota, Jalan Sumbar-Riau Putus Total

Banjir dan longsor melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat, 3 Maret 2017. Akibatnya, jalan utama yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau putus total.

"Jalur Sumatera Barat-Riau lumpuh. Kondisi jalan sangat rawan," ujar Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Jumat.

Menurut dia, longsor terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Limapuluh Kota, seperti di kawasan Air Putih dengan 1 titik, jalur Maek 3 titik, dan Nagari Kota Alam 3 titik. Hal itu menyebabkan jalur Sumbar-Riau tak bisa dilalui karena material longsor menimbun badan jalan.

Baca: Banjir, Jalur Alternatif Madiun-Ngawi Lumpuh





Banjir juga terjadi di sepuluh titik lain, seperti di Nagari Sopang, Nagari Gunung Malintang, Kecamatan Kapur IX, Limbanang Baruah, Nagari Mungka, Nagari Subarang Air, Nagari Taram, Nagari Batu Balang, dan Buluh Kasok, Nagari Sarilamak. Banjir terparah terjadi di Nagari Pangkalan dengan ketinggian air 4 meter.

"Sekitar pukul 04.00 WIB tadi, banjir terjadi di Kecamatan Pangkalan Koto Baru atau di jalur Sumatera Barat-Riau. Ketinggian air mencapai 4 meter," tuturnya.

Irfendi mengimbau pengguna jalan tidak mengakses jalur tersebut. Sebab, ada sejumlah titik yang rawan longsor dan banjir yang menutup jalan.

Kamis, 26 Januari 2017

Kecelakaan Maut di Lintas Sumatera, Pemotor Tewas Ditabrak Mobil Box

Kecelakaan maut kembali terjadi di Lintas Sumatera, tepatnya di KM 34 Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Kamis (26/1). Sebuah truk box menabrak motor dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Sementara pengendara mobil tak mengalami apa-apa, hanya saja mobilnya masuk ke semak-semak.

Informasi yang didapatkan, kejadian berawal saat mobil box nopol B 9835 FXR yang dikendarai Rusnar Atma Kuniadi (47) warga Kampung II Ateh Musajik Padang, sekitar pukul 6.30 Wib, melaju dari arah Sarolangun menuju Bangko. Setiba di TKP Kelurahan Pamenang Dusun Kenalib, dari arah berlawanan datang motor Supra Fit BH 4072 FS yang dikendarai Nurdin (60) warga kelurahan Pamenang.

Selasa, 24 Januari 2017

Yogyakarta Dilanda Banjir dan Longsor


Ilustrasi Yogyakarta dilanda banjir dan longsor. - ANTARA
 Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (24/1/2017) mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan menimbulkan banjir serta tanah longsor.

"Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Yogyakarta banjir dan longsor terjadi di beberapa titik di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Nasuional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya.

Menurut dia, hujan deras dan angin kencang di DIY mulai terjadi sekitar pukul 12.11 WIB, hujan yang mengguyur wilayah menyebabkan angin, banjir dan tanah longsor.

Kejadian banjir dan longsor antara lain pohon tumbang menimpa akses jalan di Jalan Timoho, sekitar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta di Kabupaten Sleman.

Kamis, 19 Januari 2017

Catatan Hitam Kebakaran Pasar Senen


Pasar Senen pernah dilanda tiga kali kebakaran besar.

Catatan Hitam Kebakaran Pasar Senen
Kebakaran Melanda Pasar Senen Jakarta (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
 Selama 282 tahun, Pasar Senen menyimpan banyak cerita dan sejarah. Pasar Senen merupakan pasar tertua yang ada di Jakarta dan dibangun bersamaan dengan Pasar Tanah Abang, pada 30 Agustus 1735.
Kejadian kebakaran di pasar itu juga menjadi cerita tersendiri. Meski tidak banyak terjadi kebakaran selama pasar ini ada. Tercatat ada tiga kebakaran hebat yang melanda Pasar Senen setelah era tahun 2000. Kebakaran terjadi pada 2010, kemudian 2014 dan pada Kamis, 19 Januari 2017.
Kebakaran 2010
Pada Maret 2010 kebakaran hebat melanda Pasar Senen. Sekitar 250 kios di lantai satu Blok VI hangus. Total kerugian akibat kebakaran saat itu mencapai Rp8,5 miliar.
Api mulai berkobar pada pukul 00.30 WIB. Kemudian dipadamkan pada pukul 03.00 WIB, setelah 250 kios dan 80 lapak pedagang kaki lima (PKL) musnah terbakar. Penyebab kebakaran korsleting listrik.
Kebakaran 2014
Kebakaran terjadi pada Jumat 25 April 2014. Kebakaran terjadi hingga 12 jam sejak pukul 04.00 WIB. Puluhan unit pemadam kebakaran diterjunkan. Bahan mudah terbakar yang ada di dalam pasar menjadi penyebab sulitnya pemadaman. Kendala lain karena jarak sumber air ke lokasi kebakaran cukup jauh.

Kamis, 05 Januari 2017

Banjir Bandang Terjang Pasuruan, Ribuan Rumah Warga Terendam

hero
Luapan Sungai Surak terjadi karena intensitas hujan yang tinggi. (Istimewa)
 PASURUAN, INDONESIA
Lima kecamatan di Pasuruan Jawa Timur terendam banjir akibat luapan Sungai Surak di wilayah Purwodadi. Banjir ini juga sempat melumpuhkan jalur lalu lintas Malang-Surabaya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasuruan, Gangsar mengatakan, meluapnya sungai tersebut karena tingginya curah hujan di wilayah lereng Gunung Arjuno bagian timur. Kecilnya sungai juga jadi penyebab luapan bercampur lumpur itu cepat terjadi.
Banjir genangi jalur Malang-Surabaya. (Istimewa)

Selasa, 06 Desember 2016

Gempa 6,5 SR Landa Pidie Jaya

Tidak Memicu Tsunami

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,5 SR terjadi di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Rabu (7/12). Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pukul 05. 03.36 WIB dengan kekuatan M=6,5.
“Pusat gempabumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Gempa tidak memicu tsunami,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (7/12/2016).

Kamis, 10 November 2016

Sisa Banjir Bandung: Evakuasi Avanza hingga Bersihkan Sampah di Selokan


Sisa Banjir Bandung: Evakuasi Avanza hingga Bersihkan Sampah di SelokanFoto: Baban Gandapurnama/detikcom
 Dalam 2 pekan, kawasan Pagarsih Bandung diterjang banjir. Meski air tak menggenang lama, situasi sempat membuat panik warga. Juga mengakibatkan kerugian material.

Hari ini, Kamis (10/11/2016), air benar-benar musnah. Jalanan kering. Ada banyak sampah di selokan, tersangkut di sana-sini.

Petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung turun tangan. Mereka mengangkut sampah-sampah yang tersangkut di saluran air, mengumpulkan dan memasukannya ke dalam karung.

Sisa Banjir Bandung: Evakuasi Avanza hingga Bersihkan Sampah di Selokan

Senin, 24 Oktober 2016

Banjir di Bandung Makan Korban Jiwa



Ilustrasi. Foto: dok jpnn
Ilustrasi. Foto: dok jpnn
Banjir yang terjadi siang tadi, Senin (24/10), di Jalan Setiabudi, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, menelan korban jiwa.
Satu orang tewas lantaran terseret arus air.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menuturkan, korban terbawa arus lantaran hendak menyelamatkan seorang perempuan.
"Korban terbawa arus sewaktu akan menolong seorang perempuan, namun korban malah terbawa hanyut dan masuk selokan," kata dia di Bandung.
Pria malang yang menjadi korban ini diketahui bernama Ade sudrajat (30).
Ia merupakan karyawan Borma di kawasan Setiabudi.
Korban ialah warga Jalan Hegarmanah Kulon, Gang Ranim, RT 07, RW 08, Kelurahan Hegarmanah.
Jasad korban ditemukan tak lama setelah banjir reda.
Tubuh korban ditemukan di depan SMP Negeri 15 Kota Bandung dalam keadaan tak bernyawa lagi. (rmol/dil/jpnn)

Jumat, 23 September 2016

Sempat Tertutup Longsor Lagi, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Sudah Normal


Sempat Tertutup Longsor Lagi, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Sudah NormalFoto: Petugas saat evakuasi longsor (Dok. @RTMC_PoldaJabar)
Jalur kendaraan di Cadas Pangeran Sumedang kembali tertutup longsor sejak sekitar pukul 19.30 WIB tadi. Namun berkat usaha petugas gabungan, saat ini jalur itu sudah bisa dilalui kembali.

"Longsoran dan pohon tumbang kayak kemarin, sekarang sudah lancar," kata Kepala BPBD Sumedang Ayi saat dihubungi detikom, Sabtu (24/9/016) dini hari.

Ayi mengatakan longsor itu terjadi disebabkan oleh hujan deras. Lokasi tepatnya berada di Pasir Ucing, Sumedang. Polisi lalu mengumumkan penutupan jalur yang melalui Cadas Pangeran itu dan mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif, salah satunya Citali-Rancakalong.

Polisi juga sempat memasang rambu yang memberi tahu penutupan jalur yaitu di Kadipaten Majalengka, di Pertigaan Kenanga Sumber Cirebon dan pemasangan rambu di pertigaan Palimanan agar tidak melalui Cadas Pangeran.

Minggu, 28 Agustus 2016

Banjir Kemang Sukses Rendam BMW Seharga Rp 1 M

Salah satu mobil yang terendam ialah BMW seri 520i.Hujan lebat jelang malam pada Sabtu (27/8) mengakibatkan banjir

Hujan lebat jelang malam pada Sabtu (27/8) mengakibatkan banjirTMC Polda Metro Jaya


 Hujan lebat yang mengguyur wilayah elit Kemang jelang malam hari rupanya mengakibatkan banjir. Karenanya, mobil berharga milyaran tak berdaya saat luapan banjir merendamnya.
Diketahui bahwa hujan terus turun dengan intensitas tinggi pada Sabtu (27/8).
Dari pantauan TMC Polda Metro Jaya, rupanya sejumlah mobil tampak telah terendam banjir. Salah satu mobil yang terendam ialah BMW seri 520i.

Minggu, 21 Agustus 2016

Kapal Wisatawan Tenggelam di Penyengat, 10 Orang Tewas, 5 Hilang

Kapal kayu yang mengangkut wisatawan tenggelam di perairan Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Minggu (21/8/2016) pagi.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga pukul 14.30 WIB, tercatat ditemukan dua penumpang luka-luka dan 10 penumpang meninggal dunia, sementara lima lainnya masih belum ditemukan.

Senin, 15 Agustus 2016

TURUNAN EYANG SALAK TERJEBAK DI GUNUNG


PULANG SELAMAT: Tim evakuasi yang terdiri dari ACT, Aqua Rescue, PMI, Relawan Khatulistiwa, TNI, Polisi, PPM, Voulentir TNGHS dan relawan lainnya saat menyelamatkan korban yang terjebak pulang dari acara napak tilas Eyang Salak di Puncak Manik Gunung Salak, Minggu (14/8).
Sebanyak 47 orang peziarah diselamatkan dari Gunung Salak oleh tim relawan, kemarin (14/8). Rombongan peziarah yang berasal dari Kota Bogor ini terjebak sejak Sabtu (13/8) malam, setelah melakukan napak tilas ke patilasan KH Hasan atau yang disebut Eyang Salak. Rombongan yang terdiri dari pria dewasa 28 orang, anak laki-laki empat orang, perempuan dewasa 11 orang dan anak perempuan empat orang naik Gunung Salak melalui jalur pendakian Murbey di Kampung Cikurutuk Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Mereka yang mengaku sebagai turunan kedelapan Eyang Salak ini naik ke gunung, tanpa persiapan yang memadai. Sebab memperkirakan perjalanan pulang pergi dapat ditempuh dalam waktu satu hari.

Sabtu, 30 Juli 2016

Kecelakaan Maut di Jalan Cianjur-Sukabumi Tewaskan 10 Orang

Kecelakaan Maut di Jalan Cianjur-Sukabumi Tewaskan 10 Orang
Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 
Salah satu korban selamat kecelakaanmaut yang terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi atau tepatnya di Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/9/2016), mengaku melihat truk maut yang menewaskan 10 orang.